Senin, 05 Mei 2008

Sinar UV untuk Antibodi Kanker

Para ilmuwan mengatakan mampu membuat obat kanker yang lebih efektif dengan memakai sinar ultraviolet. Sinar tersebut digunakan sebagai alat pengaktif obat-obat kanker didalam tubuh pasien. Antibodi monoklon dilihat sebagai senjata utama dalam penyembuhan penyakit kanker, tetapi sayangnya ia bisa menyerang jaringan tubuh yang sehat juga.
Tim peneliti dari Universitas Newcastle mengatakan mereka telah menemukan cara untuk membuat antibodi yang hanya merespon jika sinar UV digunakan ke tubuh pasien untuk mengaktifkan mereka. Tubuh kita tidak dengan sendirinya menghasilkan antibodi yang dibutuhkan untuk memerangi kanker, sebagaimana yang ditunjukkan berbagai penyakit lain sehingga terapi antibodi seperti itu kembali memunculkan harapan baru bagi para pasien kanker. Cara yang biasa dipakai ketika itu ialah dengan menstimulasi sel T pasien, yang berfungsi mengatu produksi antibodi dalam btubuh. namun demikian ada banyak obat lain yang sudah dikembangkan tetapi tidak digunakan karena cara aman untuk mengantar mereka ke tempat tumor itu berada belum dikembangkan sama sekali. Profesor Collin Self memaparkan obat antibodi sangat sulit menjangkau keberadaan tumor dalam tubuh secara spesifik, mereka bisa saja mendarat di bagian tubuh yang sama sekali tidak ada hubungannya. Untuk mengatasinya, profesor Self dan tim menemukan cara untuk mengarahkan antibodi itu dengan memakai minyak organik sensitif cahaya yang bisa memberhentikan kinerja antibodi sampai mereka melakukan kontak dengan sinar UV. Dalam test yang baru dilakukan pada taraf hewan percobaan, tikus, hasilnya ialah perawatan itu berhasil menyembuhkan lima dari enam tikus yang ada. Percobaan klinis pada manusia segera dimulai tahun depan, begitu dana ada, meski percobaan itu hanya diterapkan pada kanker kulit sekunder dan bukan tumor internal.

Tidak ada komentar: